Terungkap Pelajar dan Mahasiswi Juga Ikutan Terlibat Prostitusi Online

Polisi berhasil membongkar bisnis prostitusi di Tasikmalaya yang melibatkan remaja di bawah umur. Lima orang remaja berhasil diamankan ke kantor polisi saat hendak melakukan transaksi dengan para pelanggan. Mereka dipekerjakan oleh tiga orang pria yang diduga sebagai mucikari.

Pengakuan para PSK tersebut cukup mengejutkan petugas kepolisian. Pelanggan yang menyewa layanan seks para remaja itu bukan dari kalangan sembarangan, melainkan datang dari pengusaha, pejabat, hingga politisi. Besarnya bayaran yang didapat para remaja tersebut membuat mereka rela menjalani bisnis haram ini.

polisi membongkar bisnis prostitusi online di wilayah Tasikmalaya, Jawa Barat. Delapan muda-mudi diduga terlibat dalam bisnis prostitusi online ini ditangkap polisi.

Dari penangkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan lima remaja berinisial W (22), A (17), F (18), FE (16), dan R (17). Dalam sebuah kamar hotel, kelima remaja tersebut ditemani AZ (29) yang merupakan mucikari bersama AR (22) dan G (20) yang merupakan rekan AZ.

Petugas mengaku kaget saat mengetahui bahwa para PSK tersebut masih berusia belia, bahkan ada yang masih di bawah umur.

Prostitusi online yang melibatkan para remaja ini terbongkar berkat laporan pihak hotel. Pada Rabu (30/10/19) malam, petugas hotel melapor ke polisi atas kecurigaanya terhadap salah satu kamar pengunjung. Saat itu pegawai curiga karena rombongan remaja tersebut berulang kali menerima tamu laki-laki.

Saat digerebek, polisi menemukan lima remaja perempuan bersama tiga mucikari yang kini sedang dalam pemeriksaan kepolisian. Polisi juga mengamankan alat kontrasepsi yang akan dijadikan sebagai barang bukti.

Kelima PSK dan tiga orang pria digiring ke Mapolres Tasikmalaya untuk diperiksa. Saat dimintai keterangan, para remaja itu mengaku tergiur dengan bayaran menjadi seorang PSK yang terbilang fantastis. Dalam satu kali kencan, tarif yang dipasang mulai dari Rp 500 ribu hingga Rp 700 ribu.

Pelanggan yang memakai jasa para remaja tersebut juga bisa dibilang bukan orang sembarangan. Mereka kerap melayani para tamu dari kalangan politisi hingga pejabat.

Mucikari prostitusi online remaja tersebut dijadikan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal asal 2 dan Pasal 6 Undang-undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang. Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *