5 Juta Orang siap Sambut Pulangnya Rizieq Shihab

Status Tersangka Rizieq Dinilai untuk Bubarkan FPI

Channel24indo – Kuasa hukum Rizieq Shihab, Sugito Atmo Pawiro menyebutkan penetapan tersangka kliennya merupakan pintu masuk pemerintah untuk membubarkan Front Pembela Islam.

Sugito menyampaikan, dengan ditetapkannya Rizieq sebagai Imam Besar, pasti memancing respons keras FPI. Respons bakal jadi tambah keras bila kelak ada usaha penangkapan pada Rizieq. Massa menurut Sugito mungkin saja bakal melawan untuk melindungi Rizieq.

Pemerintah, kata Sugito, akan dengan gampang menilai FPI sebagai organisasi masyarakat yang membuat kekacauan.

” Selanjutnya pemerintah bakal merespon keadaan ini dengan memanfaatkan kekuasaan formalnya untuk membubarkan FPI layaknya sikap keras terhadap HTI (Hizbut Tahrir Indonesia), ” kata Sugito dalam siaran pers yang diterima Channel24indo.

Langkah polisi ini menurut dia telah diatur sedemikian rupa guna memancing respons keras FPI karna dianggap ormas yang tidak kooperatif dengan pemerintah.

” Pemerintah tahu kalau tokoh sentral bagi umat Islam seperti Habib Rizieq apabila dibiarkan terus berkiprah bakal mendelegitimasi kekuasaan pemerintah saat ini, ” tuturnya.

Baca juga : keseriusan polisi dalam menangani kasus Rizieq Shihab

Sugito menegaskan, keberadaan Rizieq di Arab Saudi bukanlah untuk menghindar dari perkara hukum. Lebih jauh dari itu, Rizieq memilih bertahan di Arab Saudi untuk menghindari bentrokan antara pendukungnya dengan pihak lain.

Diluar itu, Rizieq juga memberikan waktu pada polisi untuk mencari penyebar materi pornografi itu. Tetapi polisi malah menetapkannya sebagai tersangka dalam perkara ini.

Sugito mengaku keberatan dengan penetapan tersangka kliennya itu. Dia menuturkan, apa yang dituduhkan pada kliennya itu tidak cukup bukti permulaan seperti diatur dalam Pasal 4, 6, dan 8 Undang-Undang nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi.

” Celakanya, selama ini polisi tidak pernah memperlihatkan bukti permulaan yang cukup mengenai keterlibatan Habib Rizieq kecuali chat yang diduga fake (palsu) itu, ” tuturnya.

Dua hari lalu Rizieq ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang juga melibatkan Firza Husein itu. Polisi mengatakan mempunyai cukup bukti untuk menaikkan status Rizieq dari saksi jadi tersangka.

Polisi sendiri masih tetap memberikan kesempatan pada Imam besar FPI untuk kembali ke tanah air. Bila tidak, polisi bakal segera menerbitkan red notice atau surat perintah penangkapan internasional. Kemarin, polisi telah menerbitkan surat perintah penangkapan Rizieq di Indonesia. Polisi juga mengancam bakal memasukan Rizieq dalam daftar buron bila tidak kunjung kembali.

Baca juga : Akhir cerita petak umpat Rizieq Shihab

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *