SBY Tak Pernah Tuduh PDIP soal Perusakan Balihonya di Riau

SBY Tak Pernah Tuduh PDIP soal Perusakan Balihonya di Riau

Channel24indo – Ketum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sedianya akan dilaporkan caleg PDIP Kapitra Ampera ke polisi, namun batal karena dilarang Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. SBY menegaskan tak pernah menuduh PDIP.

“Silakan (dilaporkan ke Polda Riau). Saya tadi malam juga mendengar. Ingat, saya tidak pernah menuduh PDI Perjuangan di balik apa yang dilakukan kemarin (perusakan atribut PD), tidak pernah (menuduh),” kata SBY kepada wartawan dalalm acara car-free day (CFD) di Jl Sudirman, Pekanbaru, Minggu (16/12/2018).

SBY mengatakan pihaknya sudah mengantongi bukti kuat terkait perusakan atribut partainya. Dia berharap bukti yang dia miliki bisa digunakan polisi untuk mengungkap kasus tersebut.

Kami punya evidence (bukti), punya strong evidence. Insyaallah akan membuka jalan bagi kepolisian untuk menemukan siapa-siapa di belakang aksi perusakan itu,” kata SBY.

SBY menunggu polisi menyelesaikan kasus itu. Dia mengungkit performa Polri selama masa 10 tahun kepemimpinannya.

“Rakyat menunggu, kami menunggu. Kepolisian kita itu hebat, waktu 10 tahun saya memimpin banyak sekali menyelesaikan masalah, cepat, tepat, tuntas,” katanya.

“Kali ini saya menunggu, rakyat menunggu. Adakah bisa dilakukan lagi. Silakan (dilaporkan). Saya juga ingin kebenaran kiranya terwujud untuk keadilan,” tutup SBY.

PDI Perjuangan mengutuk keras perusakan baliho Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Partai Demokrat di Riau. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto memastikan tidak ada kadernya yang terlibat perusakan tersebut.

“Selaku sekjen, saya menjalankan perintah Ketua Umum untuk menjaga disiplin anggota dan kader Partai. Kami ini Partai yang berdisiplin. Jadi kami pastikan tidak ada anggota kami yang punya perilaku seperti itu, karena sanksinya sangat tegas dan berat, pemecatan,” kata Hasto melalui keterangan tertulis yang diterima wartawan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *