Prabowo: Saya Sadar Bukan yang Terhebat, Tapi ...

Prabowo: Saya Sadar Bukan yang Terhebat, Tapi …

Channel24indo – Capres Prabowo Subianto memberi keynote speech di acara Aliansi Pengusaha Nasional. Prabowo berbicara soal alasannya maju di Pilpres 2019 meski sadar dirinya bukan yang terhebat. “Saya bersama saudara Sandiaga Uno mendapat kehormatan ditetapkan capres-cawapres 2019-2024,” kata Prabowo mengawali pidatonya di Djakarta Theater, Kamis (21/3/2019).

“Saya waktu itu memutuskan maju juga sebagai kelanjutan dari keprihatinannya kita bersama yang kita rasakan bersama terutama ekonomi kita seolah bergerak ke arah yang tidak jelas,” kata Prabowo. Prabowo mengatakan angka-angka ekonomi yang dikumandangkan pemerintah selalu bagus. Namun menurutnya, itu tak sesuai kenyataan.

“Angka-angka selalu dikumandangkan rezim penguasa. Angka bagus-bagus, kenyataannya di lapangan tidak bagus,” ucap Prabowo. Karena itu, Prabowo memutuskan ingin melakukan perubahan. Dia kembali turun ke lapangan meski dia sadar dirinya bukan yang terhebat.

“Saya yang pertama paham saya bukan orang terhebat di republik ini tapi saya posisi tak mau menyerah kepada kepuasan yang mendorong ekonomi tidak berpihak ke rakyat sendiri,” kata Prabowo.

Eks Danjen Kopassus itu menyatakan dirinya bukan sosok yang suka perpecahan ataupun konflik. Sejak muda, dia mengaku rela hancur untuk bangsa. “Saya dibesarkan sebagai kesatria, lebih baik saya yang hancur daripada rakyat yang menderita. Itu tekad saya dari muda, saya siap mati untuk republik ini,” jelas Prabowo.

“Saya dan Pak Sandiaga, nggak ada kita, tidak ada ekstrem-ekstrem. Nggak ada radikal-radikalan. NKRI adalah final. NKRI 17 Agustus harga mati. Tapi jangan harga mati terus, juga harga hidup. Kita harus hidup,” ujar Prabowo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *