Pembentukan FPI semarang dibubarkan polisi dan ormas setempat

Pembentukan FPI semarang dibubarkan polisi dan ormas setempat

Channel24indo – Setelah dikepung massa ribuan orang dari beragam Organisasi Kemasyarakatan berbagai daerah, acara pembentukan Front Pembela Islam (FPI) Kota Semarang terpaksa dibubarkan Aparat Kepolisian.

Langkah tegas Polisi ini dilakukan menyusul keadaan di lapangan dimana ribuan massa mulai sejak siang sudah mengepung tempat tinggal aktivis FPI Zaenal Abidin Petir di Jalan Pergiwati I Nomor 19 Bulu Lor Semarang Utara, tempat acara bakal diselenggarakan.

” Kami datang bersama beberapa relasi untuk melawan FPI yang sampai kini kerap meresahkan atas ulah intolerannya dalam bermasyarakat, ” kata Kordinator massa, Iwan.

” Kami tidak perlu FPI, kami warga Semarang sudah aman, jangan sampai di buat resah dengan adanya FPI. ”

Untuk mengamankan kondisi, sedikitnya 500 personil Kepolisian Resor Kota Besar serta Brigade Mobil Kepolisian Daerah Jawa Tengah bersenjata komplit disiagakan.

Mendekati 19.00 WIB, situasi semakin memanas. Massa yang menolak FPI bermaksud menerobos barikade aparat, akan menyerbu tempat tinggal Zaenal Petir.

Kapolrestabes Semarang Komisaris Besar Polisi Abiyoso Seno Aji turut turun melakukan mediasi dialog kedua belah pihak.

Selama lebih dari satu jam, dialog tidak menentukan titik temu, hingga pada akhirnya Abiyoso juga mengambil keputusan untuk membubarkan acara demi kepentingan keamanan.

” Yang menolak diluar semakin banyak, kami tidak ingin keadaan Kota Semarang jadi tidak nyaman. Tanpa ada FPI, Kota Semarang aman serta damai.

” Jadi atas dasar pertimbangan keamanan, acara kami minta dibatalkan serta dibubarkan “, kata Abiyoso.

Koordinator FPI Jateng, Sihabudin, menyayangkan sikap aparat yang berkesan sepihak, sehingga harus membatalkan acara FPI.

” FPI itu kan ormas. Pembentukan ormas tersebut diatur serta dilindungi Undang-Undang. Jadi kenapa aparat mesti melarang kami “, tutur Sihabudin.

Perbincangan yang tidak kunjung selesai membuat kondisi kembali memanas, sampai pada akhirnya beberapa warga kampung ikut bereaksi dengan mengusir seluruh anggota FPI yang ada di lokasi.

Untuk tetap melindungi masyarakat, pihak Kepolisian melakukan evakuasi pada anggota FPI menggunakan mobil Polisi.

Gelombang penolakan acara pembentukan FPI Kota Semarang telah dilontarkan oleh beberapa organisasi dengan mengirimkan surat kepada pihak Polrestabes Semarang, mulai sejak dua hari sebelum acara.

Video dapat langsung dilihat di bawah ini :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *