Pekerja Keras Difabel Sebagai Montir Ini Bikin Haru

Manusia memang tak ada yang sempurna. Ada manusia yang terlahir memiliki kekurangan secara fisik sejak lahir. Meski memiliki keterbatasan diri atau difabel, masih ada orang yang mau bekerja keras demi menghidupi diri sendiri atau keluarga tanpa ingin dikasihani.

Kini bahkan beberapa tempat kerja sudah menyediakan untuk para difabel agar tetap bisa berkarya dan bekerja. Tak hanya bertanggung pada orang lain, memiliki keterbatasan diri bukan berarti tak bisa bekerja seperti orang-orang pada umumnya.

Hal ini pulalah yang dilakukan oleh seorang pria asal Malaka, Malaysia. Pria yang diketahui bernama Pak Busu ini lahir dengan anggota tubuh yang tak sempurna. Ia tak memiliki lengan dan kaki. Meski demikian, ia tak mau hanya duduk dan mengunggu perhatian orang lain. 

Ia terus bekerja untuk menghasilkan uang sehingga keluarganya tetap bisa makan sehari-hari. Kisah perjuangan Pak Busu ini bahkan sempat viral di media sosial. Ia diketahui memiliki bengkel. Namun karena fisiknya, ia tak mendapatkan banyak pelanggan. 

Dilansir dari World of Buzz oleh Channel24Indo, Senin (25/11/2019) Pak Busu membagikan kisahnya yang khawatir jika ia tidak dapat menghidupi keluarganya. Hal itu karena Pak Busu hanya memiliki sedikit pelanggan di bengkel miliknya. 

“Orang-orang tidak ingin mengirim mobil mereka ke garasi (bengkel) saya untuk diperbaiki karena mereka mengasihani saya,” katanya, dikutip dari World of Buzz. 

Ia menambahkan jika para pelanggan tak perlu mengasihaninya. Namun Pak Busu meminta para pelanggannya untuk memikirkan anak serta istrinya yang justru lebih membutuhkannya saat bekerja. 

“Jangan mengasihani saya, Anda harus mengasihani istri dan anak-anak saya yang tidak punya makanan untuk dimakan. Saya memiliki tanggung jawab untuk bekerja, mencari nafkah untuk istri dan anak-anak saya. Saya harus memberi anak-anak saya uang saku untuk sekolah, membayar air, listrik, sewa, dan sebagainya. ” tuturnya. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *