Pasangan atlet voli pantai putri Indonesia, Juliana Dhita / Utami Awal tidak menjumpai rintangan bermakna dari pasangan Kazahkstan, Mashkova Tatyana/Irina Tsimbalova

Pasangan atlet voli pantai putri Indonesia, Juliana Dhita / Utami Awal tidak menjumpai rintangan bermakna dari pasangan Kazahkstan, Mashkova Tatyana/Irina Tsimbalova

channel24indo – Pasangan atlet voli pantai putri Indonesia, Juliana Dhita / Utami Awal tidak menjumpai rintangan bermakna dari pasangan Kazahkstan, Mashkova Tatyana/Irina Tsimbalova. Dhita / Awal pada akhirnya sukses memenangi medali perunggu pada Asian Games 2018 selesai mengalahkan mereka dua set langsung dalam laga Senin 27-08-2018 di ajang voli pantai, Palembang.

Main ini hari lebih optimal sedapat mungkin. Kalah atau menang terakhir. Yang terpenting kami menyediakan tampilan yang terunggul,tutur Dhita.

Pada set pertama, Dhita / Awal menang dengan memberikan keyakinan 21-11. Mereka cuma memerlukan waktu 15 menit untuk menaklukkan pasangan Kazahkstan.

Keberhasilan yang sama diulang di set ke-2. Dengan waktu 15 menit, Dhita / Awal menang 21-10 untuk merampas medali perunggu.

Ini begitu bermakna untuk saya. Asian Games pertama saya dapat bisa medali, kebanggaan sendiri, tutur Awal.

Dhita memberikan, berkelanjutan mengawasi konsentrasi jadi kunci kemenangan ini hari. Menurut dia, hal tersebut terpenting mengingat laga berjalan dengan keadaan yang tidak umum.

Barusan juga agak hujan menjadi mainnya agak tidak safety. Hujan angin punya pengaruh banget untuk kami serta ganda lawan. Cuma bagaimana kami masih mengawasi konsentrasi. Mujur kami dapat mengerjakannya, kata Dhita.

Selain itu, pelatih team voli pantai putri Indonesia di arena Asian Games, Agus Salim menilainya keadaan angin besar malah menolong timnya. Masalahnya angin besar menyusahkan pasangan Kazakhstan untuk tampil optimal.

Ciri-ciri angin itu mesti dapat dibaca untuk melawan tim-tim besar, tutur Agus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *