PAN ke Erick Thohir: Tunjukkan Bukti kalau Merasa Diserang

PAN ke Erick Thohir: Tunjukkan Bukti kalau Merasa Diserang

Channel24indo – Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Erick Thohir, memberikan arahan agar timses memakai strategi ‘menyerang’ di Pilpres 2019. PAN menilai arahan tersebut tidak bijaksana.

“Pernyataan itu tidak arif. Semestinya, setiap paslon dituntut untuk menjaga kampanye yang kondusif, aman, tertib, dan martabat. Tidak perlu ada pernyataan yang memancing reaksi dan respons tidak baik dari pihak mana pun,” ujar Wasekjen PAN, Saleh Partaonan Daulay, kepada wartawan, Sabtu (15/12/2018).

Erick sebelumnya menyatakan selama ini kubu Jokowi-Ma’ruf Amin selalu mendapat serangan dari pihak lawan. Atas pernyataan itu, Saleh meminta bukti.

“Kalau merasa diserang, silakan ditunjukkan diserangnya seperti apa. Jika ada bukti, silakan dilaporkan ke Bawaslu. Ada mekanisme yang sudah diatur dan dijamin UU. Kalau soal merasa diserang, pihak Prabowo-Sandi pun merasakan itu. Bahkan, lebih terasa lagi,” tuturnya.

Saleh menilai, dengan arahan untuk menyerang, tim Jokowi-Ma’ruf terkesan akan mencari-cari kesalahan. Mengingat, pihak Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tidak pernah memakai strategi ‘menyerang’ sang rival.

“Ada kesan TKN Jokowi-Ma’ruf akan mencari-cari kesalahan. Sebab, jika kampanyenya tidak menyerang, rasanya tidak ada bahan yang pantas untuk dipersoalkan. Semua yang dilakukan BPN Prabowo-Sandi sudah sesuai aturan,” kata Saleh.

Wakil Ketua Komisi IX itu juga menilai sikap Erick Thohir belakangan ini berubah. Dia menduga perubahan itu disebabkan kekhawatiran akibat elektabilitas Jokowi-Ma’ruf yang menurutnya terus merosot.

“Pak Erick Thohir biasanya tidak begitu. Belakangan ini kok berubah ya? Mungkin ada sesuatu yang dikhawatirkan. Bisa jadi hasil survei yang sudah setara antara dua paslon. Semoga saja semuanya tetap damai,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *