Ousmane Dembele tengah tercebur masalah kedisiplinan di Barcelona

Ousmane Dembele tengah tercebur masalah kedisiplinan di Barcelona

Channel24indo – Ousmane Dembele tengah tercebur masalah kedisiplinan di Barcelona. Masalah ini membuatnya jarang mendapatkan peluang bermain.

Sebenarnya, kontroversi kondisi Dembele sebetulnya sudah dibuka sejak lama. Puncaknya, dia tidak mengikuati pelajaran pada hari Kamis dan Jumat pekan lalu. Dembele kesudahannya tak masuk dalam skuat Barcelona saat diungguli Real Betis.

Pihak Barcelona menuliskan bahwa Dembele sedang sakit dan tak dapat mengikuti latihan. Namun informasi itu baru didengar publik satu separuh jam sesudah ketidakhadiran Dembele di sesi latihan. Dapat disebutkan ada masalah antara Dembele dengan pihak klub.

Uniknya, Barcelona seakan sengaja membocorkan masalah kedisiplinan Dembele tersebut kepada publik.

Analis sepak bola ESPN FC, Steve Nicol merasa Barca kelihatannya memang sengaja membocorkan informasi absennya Dembele sebab ketidakdisiplinan. Barca seakan melempar informasi itu ke publik untuk menuliskan bahwa pihak mereka telah lepas tangan.

Membawa masalah ke publik ialah opsi terakhir untuk klub. Anda mesti melalui semua jalan terlebih dahulu dan tersebut (melempar ke publik) ialah opsi terakhir saat tampaknya tak ada penyelesaian lagi, ungkap Nicol di express.

Saya mengetahui dia mempunyai harga mahal dan tampaknya melempar masalah tersebut di publik bakal mengganggu tersebut (harga mahal) tetapi ketika ini kamu tak dapat bersembunyi di sepak bola.

Nahasnya, urusan yang sama pun pernah terjadi ketika Dembele masih membela Dortmund. Mungkin ini ialah kesempatan terakhir Dembele untuk membetulkan sikap dan masa depannya.

Anda tak dapat menyembunyikan hal-hal laksana ini. Fakta bahwa dia mengerjakan hal yang sama saat masih di Dortmund dan komentar pemain, komentar pelatih, menciptakan semua orang tahu.

Saya menganjurkan ini ialah kesempatan terakhir baginya sebab sebagai klub inilah urusan terakhir yang akan kamu lakukan guna memberi latihan (membocorkan ke publik), ujar dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *