Menteri Desa Persilahkan BPK Audit Ulang Kementeriannya

Menteri Desa Persilahkan BPK Audit Ulang Kementeriannya

Channel24indo – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (DPDTT), Eko Putro Sandjojo menyerahkan pada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk kembali lakukan audit di kementeriannya.

Hal tersebut menyusul diputuskannya Irjen Kementerian PDTT, Sugito atau SUG sebagai tersangka kasus dugaan korupsi berkaitan dengan perolehan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK.

” Perihal hasil opini BPK, saya serahkan pada BPK apakah ingin diaudit lagi, atau bagaimana. Saya juga rasakan dari kementerian kami telah bekerja demikian keras, ” tutur Eko dalam konferensi pers di kantornya, Sabtu (27/5).

Eko menyampaikan, kementeriannya tetap mengikuti peraturan yang berlaku saat membuat laporan keuangan. Sosok Sugito juga disebutnya berperan membimbing beberapa pejabat di kementeriannya dalam membuat laporan.

Dengan kinerja itu, kementeriannya kata Eko, memperoleh kenaikan penyerapan budget dari awal mulanya 69% di tahun 2015 menjadi 95% pada tahun anggaran 2016.

Sampai sekarang ini, Eko mengakui belum memperoleh info terkait tanda-tanda apakah Sugito atau pihak BPK yang lebih dahulu meminta uang untuk mendapatkan predikat WTP tersebut .

” Saya belum tahu, belum ada info yang saya dapat. Seperti rekan-rekan semuanya, saya akan bekerjasama dengan KPK, kita bakal bantu semua oleh KPK agar lancar, ” katanya.

Eko menambahkan kalau masalah ini tak ada hubungannya dengan anggaran dana desa. ” Ini adalah hubungan dengan audit dari anggaran kementerian desa, ” kata dia.

Tunggu Hasil Penyelidikan

Sementara itu Ketua BPK Moermahadi Soerja Djanegara menyampaikan masih tetap menunggu hasil penyelidikan KPK sebelum mengambil keputusan status audit Kemendes.

” Apa opini (laporan keuangan) dapat berubah kita lihat dahulu hasil penyelidikan KPK. Namun secara teori bila ada proses kesalahan dalam sistem audit, dia tak memenuhi standar, bisa ada re-statement, ” kata Moermahadi.

Kemendes serta BPK mendapatkan sorotan sesudah KPK melakukan operasi tangkap tangan di kantor kedua lembaga negara itu pada Jumat (26/5).

Dalam hasil penyelidikan 1 x 24 jam, Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif menyampaikan pihaknya mengambil keputusan empat orang tersangka yaitu Sugito, pejabat eselon III Kementerian PDTT, eselon I BPK dan auditor BPK.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *