Ma'ruf Amin soal Pembebasan Ba'asyir: Urusan Indonesia

Ma’ruf Amin soal Pembebasan Ba’asyir: Urusan Indonesia

Channel24indo – Pemerintah Australia keberatan dengan keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang akan membebaskan tanpa syarat napi terorisme Abu Bakar Ba’asyir. Cawapres Ma’ruf Amin menegaskan keputusan membebaskan Ba’asyir menjadi urusan dalam negeri Indonesia.

Ma’ruf menyebut, pembebasan Ba’asyir sebagai langkah tepat yang dilakukan pemerintah. Apalagi dilakukan dengan dasar kemanusiaan.

“Itu urusan dalam negeri kita. Saya kira pemerintah punya kebijakan-kebijakan. Ada yang sifatnya penegakan hukum dan ada sifatnya kemanusiaan dan Pak Jokowi sudah mengambil langkah itu,” ujar Ma’ruf dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Senin (21/1/2019).

Ma’ruf meyakini, persoalan pembebasan Ba’asyir tidak akan mempengaruhi hubungan diplomasi antar kedua negara. Kedua negara menurut Ma’ruf memiliki kedaulatannya masing-masing.

“Tidak, kita masing-masing punya kedaulatan,” katanya.

Ma’ruf berharap tak ada intervensi antar negara terkait permasalahan Ba’asyir. Ma’ruf mengapresiasi langkah yang ditempuh Presiden Jokowi.

“Ya, supaya tidak mengintervensi masing-masing negara,” kata Ma’ruf.

Baasyir akan dilepaskan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Gunung Sindur atas dasar kemanusiaan. Mengenai rencana itu, Perdana Menteri Australia Scott Morrison menyampaikan keberatan kepada pemerintah Indonesia.

Sementara itu, Presiden Jokowi juga telah menanggapi soal rencana pembebasan tersebut. Dia menegaskan keputusan itu berdasarkan atas asas kemanusiaan, apalagi Ba’asyir juga sudah berusia lanjut.

“Yang pertama memang alasan kemanusiaan. Artinya, beliau kan sudah sepuh. Ya pertimbangannya kemanusiaan,” jelas Jokowi di Garut, Jawa Barat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *