Kekesalan Pada Paul Pogba Yang Gagal Mengeksekusi Penalti

Diskusi yang terjadi di tengah lapangan antara pemain Manchester United sebelum melakukan eksekusi tendangan penalti membuat legenda klub, Gary Neville, kesal. Ia merasa bahwa tanggung jawab tersebut seharusnya sudah diberikan sebelum laga dimulai.

Momen tersebut terlihat saat Manchester United sedang menjalani laga pekan kedua Premier League kontra Wolverhampton Wanderers pada hari Selasa (20/8/2019). Pertandingan itu sendiri berakhir dengan skor imbang 1-1.

The Red Devils sempat unggul lebih dulu setelah Anthony Martial sukses menjebol gawang Wolves pada menit ke-27. Pada babak kedua, skor berubah menjadi imbang setelah tembakan keras Ruben Neves menghujam gawang yang dikawal oleh David De Gea.

Sebenarnya, Manchester United punya peluang besar untuk kembali unggul di laga tersebut. Tepatnya setelah mereka dihadiahi penalti oleh wasit pada menit ke-68. Sayangnya, Paul Pogba yang dipercaya sebagai eksekutor gagal menunaikan tugasnya dengan baik.

Penalti MU Bukan Lotre

Ada satu momen yang menarik sebelum penalti Manchester United dilakukan. Sang penyerang, Marcus Rashford, sempat berdiskusi dengan Pogba sebelum memberikan tugas sebagai algojo kepadanya.

Pada pertandingan sebelumnya, saat melawan Chelsea, Rashford merupakan eksekutor penalti Manchester United. Ia bahkan sukses menunaikan tugasnya tersebut sehingga the Red Devils bisa menang dengan skor telak 4-0.

Momen itu membuat Neville kesal sekaligus bingung dengan penentuan eksekutor penalti Manchester United. Ia menumpahkan kekesalannya saat berbicara di salah satu segmen acara Sky Sports usai pertandingan.

“Ini adalah penalti Manchester United. Ini bukan tombola [permainan lotre]. Ini bukan penalti yang dilakukan lima kali. Rashford melempar bola kepada Pogba. Ada yang tidak beres,” tutur Neville.

Pogba Egois

Neville pun semakin menyoroti Pogba. Ia menganggap gelandang asal Prancis tersebut egois, meskipun dalam tayangan ulang terlihat bahwa Rashford dengan sukarela memberikan kesempatan menjadi eksekutor penalti kepadanya.

“Mengapa ada perdebatan soal siapa yang mengambil penalti? Pogba gagal empat kali dalam 12 bulan terakhir – jadi anda berpikir bahwa ini adalah kesempatannya. Rashford berhasil pada pekan lalu, ambillah penalti itu,” lanjutnya.

“Tidak ada pemimpin di lapangan. Anda bisa lihat tayangan ulangnya, James ada di sana, Martial, mereka tidak bisa membuat keputusan. Ada yang tidak beres di sana,” tambahnya.

“Awalnya saya marah kepada Pogba. Biasanya, anda adalah orang yang egois. Mengapa anda berpikir untuk mengambil penalti dari pemain lain?” tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *