Kalimat buat Menolak Teman yang Ingin Berhutang

Kalimat buat Menolak Teman yang Ingin Berhutang

Channel24indo – Dalam kehidupan bermasyarakat, mengenai pinjam-meminjam uang jadi suatu hal yang wajar. Pinjam-meminjam juga adalah satu diantara praktek sama-sama menolong. Jadi makhluk sosial, telah seyogyanya kita menolong orang lain, bukan?

Tidak sama dengan masalah yang lain,  waktu rekan, kerabat, maupun orang lain minta pertolongan pada kita untuk meminjamkan beberapa uang padanya, umumnya kita juga akan terasa keberatan serta berfikir dua kali untuk mengabulkan permintaannya itu. Belum juga bila si peminjam uang tidak kunjung kembalikan uang dalam batas saat yang disetujui bersama, tidak jarang hal semacam ini juga akan jadi penyebabnya perselisihan.

Nah, agar tidak diliputi rasa bersalah waktu anda punya niat untuk tidak meminjamkan uang pada seseorang, siapapun itu, beri jawaban lewat kalimat-kalimat yang Channel24indo rangkum :

1. “Uang sich ada, tetapi saya masih ada tagihan bulanan yang belum juga kebayar. Ada listrik, air, kirim ke orang-tua, belum juga belanja bulanannya…”

Langkah menjawab dengan kalimat begini di rasa cukup ampuh karna argumen yang diutarakan tentang pengeluaran yang sifatnya perlu serta teratur, seperti tagihan listrik, air, berbelanja bulanan, sampai uang kiriman untuk orang-tua. Upayakan untuk tidak mengatakan kalau anda tengah menginginkan beli barang yang sifatnya konsumtif seperti fashion item maupun gadget baru. Karna malah menunjukkan kalau anda mempunyai simpanan uang berlebih. Hal semacam ini malah juga akan buat si peminjam menjadikan anda jadi orang pertama yang dimintai tolong untuk dapat berhutang. Mau?

2. “Duh maaf, bukannya tidak mau minjemin, tetapi saya mempunyai tanggungan angsuran. Bila telat bayar bisa terkena denda nih. Terkecuali anda ingin turut nanggung bunga sama dendanya sih…”

Katakan saja bila anda sedang mempunyai tanggungan angsuran, entah angsuran kendaraan, tempat tinggal, gadget, maupun angsuran yang lain yang perlu dibayarkan tiap-tiap bulannya. Argumen ini dijamin juga akan buat calon peminjam uang mundur perlahan-lahan. Pasalnya, bukannya memperoleh hutang, jadi ditantang turut memikul bunga serta denda ke bank. Mana ada yang ingin?

3. “Lah kok sama, saya juga lagi perlu uang nih! Enaknya minjem ke siapa ya? ”

Hahahaha, ini lucu sich! Argumen ini dapat anda praktikkan ke beberapa orang yang suka memaksa waktu meminjam uang. Hingga jawaban apa pun yang anda lontarkan waktu disuruh meminjamkan uang selalu tidak mempan untuk dia. Dengan memberi argumen ini, otomatis mereka juga akan segera membatalkan hasrat untuk berhutang karna anda juga akan dipandang tidak mempunyai uang juga. Namun hati-hati, jangan pernah anda terlihat berbelanja dalam sementara waktu. Anda tidak mau ‘kan dicap pembohong?

4. “Waduh, duitku juga lagi dipinjam orang nih, sampai saat ini belum juga dibalikin huhuhu sedih~”

Ada dua peluang yang dapat terjadi bila anda berikan argumen penolakan begini. Pertama, si peminjam maklum serta membatalkan kemauan meminjam uang ke anda, yang kedua, si peminjam nekat tawarkan diri untuk jadi penagih hutang untuk kemudian ia pakai uangnya. Umumnya ini terjadi bila ia betul-betul memerlukan pinjaman uang. Untuk menghadapi hal semacam ini, siapkan seseorang untuk berpura-pura berhutang kepadamu jadi rencana cadangan kalau yang terjadi yaitu skenario kedua.

5. “Maaf belum bisa kasih utang. Saya mempunyai prinsip untuk tidak meminjamkan uang ke siapa saja. Jangankan ke anda, ke keluarga saja nggak”

Penolakan begini dinilai cukup tegas karna anda dengan terang menyebutkan kalau tidak akan memberi hutang ke siapapun, bahkan juga ke keluarga. Tidak hanya tegas, argumen ini dapat juga membuat namamu dihapus dalam daftar beberapa orang yang dapat dimintai pinjaman. Anda dapat juga memberi argumen ini waktu sudah mentok serta tidak mempunyai argumen lain untuk menjawab keinginan temanmu yang akan berhutang.

Menolak permintaan pinjaman uang adalah hak tiap tiap orang. Oleh karenanya, anda tidak butuh merasa berdosa waktu tidak dapat meminjamkan uang pada rekan atau kerabatmu. Bila sedang tidak mempunyai cukup uang atau khawatir dengan sistem pelunasannya nanti, mengapa mesti takut menolak?khawatir dengan proses pelunasannya nanti, kenapa harus takut menolak?

Baca juga : Modus kejahatan yang perlu diwaspadai

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *