Kalapas Sukamiskin ditangkap KPK Terkait 'jual beli keluar lapas'?

Kalapas Sukamiskin ditangkap KPK Terkait ‘jual beli keluar lapas’?

Channel24indo – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lakukan operasi tangkap tangan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung, Wahid Husen yang dijemput di rumahnya pukul 24.00 WIB, Sabtu (21/07) dini hari.

Wahid di ketahui baru menjabat menjadi Kalapas Sukamiskin semenjak empat bulan lalu . Lapas Sukamiskin yang berada di Jalan AH Nasution Kota Bandung itu adalah lapas khusus narapidana Tindak Pindak Korupsi (Tipikor).

” Uang tunai rupiah serta valas yang tengah dihitung dan kendaraan juga diamankan menjadi barang bukti awal, ” papar Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif, Sabtu (21/07).

Menurut dia, keseluruhan ada enam orang yang ditangkap dalam OTT KPK. Dan sekarang ini, sambungnya, ke enam orang itu – termasuk juga Kalapas Sukamiskin – sudah dibawa ke kantor KPK untuk melakukan pemeriksaan.

” Seperti ketetapan di KUHAP, KPK diberikan waktu paling lama 24 jam sebelum penentuan status hukum pihak-pihak yang ditangkap itu, ” tuturnya.

Baca Juga : harga dan spesifikasi OPPO Find X terbaru

Kalapas Sukamiskin ditangkap KPK Terkait 'jual beli keluar lapas'?

Penggeledahan di Lapas Sukamiskin

Tidak hanya Wahid, Tim Satuan Tugas KPK juga tangkap supir Wahid, Hendri. Mereka lalu dibawa ke Lapas Sukamiskin untuk menyaksikan KPK lakukan penyegelan serta penggeledahan.

Tim Satgas KPK didampingi aparat Kepolisian Polrestabes Bandung berangkat ke Lapas Sukamiskin dengan tujuan melakukan penggeledahan serta penyegelan,

Penggeledahan pertama dikerjakan pada kamar tahanan Fahmi Darmawansyah, narapidana tipikor proyek pengadaan satelit pemantau Badan Keamanan Laut (Bakamla) serta Andri seorang narapidana tipikor yang tengah mendekam di lapas itu.

Penggeledahan di sel tahanan ke-2 napi tipikor itu berjalan selama 30 menit. ” Keduanya secara langsung diamankan KPK.

Tim Satgas KPK lalu melanjutkan memeriksa kamar tahanan narapidana tipikor pencucian uang Fuad Amin serta TB Haeri Wardhana.

Tapi keduanya tidak berada di selnya karena tengah dirawat di rumah sakit diluar lapas sehingga KPK cuma melakukan penyegelan.

Penggeledahan diteruskan ke ruangan kantor Bagian Perawatan serta ruang Kepala Lapas. KPK melakukan penyegelan pada filing kabinet yag ada di ruang perawatan serta penyegelan pada ruang kalapas.

Proses penggeledahan serta penyegelan itu berjalan sampai jam 01. 30 WIB. KPK lalu membawa Wahid, Hendri, Fahmi, serta Andri ke Jakarta.

Baca Juga : Alasan ahok ingin bebas murni

Kalapas Sukamiskin ditangkap KPK Terkait 'jual beli keluar lapas'?

Jual beli izin keluar lapas?

Penangkapan Kalapas Sukamiskin, Wahid Husein, diduga terkait dugaan jual beli izin keluar lapas. Hal tersebut diperkuat dengan tidak ada dua narapidana tipikor Fuad Amin serta TB Haeri Wardhana waktu penggeledahan dengan alasan sakit.

Walau sebenarnya waktu dilantik, Wahid Husein berjanji akan memperketat izin berobat para warga binaan ke rumah sakit diluar lapas.

Sejak lama, Lapas Sukamiskin di ketahui kerap memberikan perlakuan istimewa pada napi tipikor yang bebas keluar masuk lapas.

Tahun lalu, investigasi Tempo membuka beberapa narapidana kasus korupsi di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung, dapat keluar penjara tanpa pengawalan.

Laporan itu menyebutkan beberapa nama terpidana korupsi diantaranya bekas direktur PT Masaro Radiokom, Anggoro Widjojo, yang terlibat masalah korupsi di Kementerian Kehutanan.

Lalu, mantan Wali Kota Palembang, Romi Herton serta mantan Bupati Bogor, Rachmat Yasin.

Mereka diduga manfaatkan izin berobat ke luar lapas untuk berkunjung ke apartemen serta rumah kontrakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *