Janganlah membersihkan atau memakai kembali kondom

janganlah menggunakan kondom dan mencuci berulang kali, maka akan berdampat buruk

channel24indo – Janganlah membersihkan atau memakai kembali kondom. Demikian pendapat dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) atau Pusat Pengendalian serta Mencegah Penyakit AS yang diupload di account Twitter resminya.

Departemen Kesehatan serta Service Penduduk AS yang berbasiskan di DeKalb County, negara bagian Georgia itu menyampaikan terdapat beberapa hal yang bisa serta mesti didaur lagi. Tapi kondom jelas bukan salah satunya barang yang masuk dalam daftar itu.

Kami mengatakannya, karena beberapa orang mengerjakannya, kata CDC dalam suatu twit yang diambil dari Daily Mail, Minggu 05-08-2018.

Semenjak itu, posting itu jadi viral lebih dari 1.000 retweet serta 1.600 likes.

Banyak yang memberi komentar upload instansi itu dengan reaksi bingung jika bukannya telah jelas kondom tidak bisa dicuci serta dipakai kembali.

Seseorang pemakai, champale mami, menulis : Saya cuma susah karena ini merupakan suatu yang butuh diberitahu ke beberapa orang.

Dalam unggahannya, CDC tuliskan imbauan untuk memakai kondom baru untuk tiap-tiap kegiatan seksual. Dibarengi tautan yang mengarahkan pemakai ke halaman berisi efektivitas kondom serta langkah memakai kontrasepsi dengan benar.

Menurut website berita Inggris The Independent, laporan kesehatan CDC pada tahun 2017 tunjukkan jika cuma sepertiga orang Amerika menggunakan kondom.

Sesaat dalam suatu studi 2012 yang diedarkan dalam jurnal Sexual Health, ditambahkan The Independent, rekan penulis studi serta profesor Kampus Kentucky Richard Crosby menyampaikan beberapa periset sangat menyepelekan bagaimana rumitnya pemakaian kondom, sesudah temukan 1,4 % sampai 3,3 % responden memakai kembali kondom sekurang-kurangnya 2x saat kegiatan seksual.

Pemakaian yang salah, seperti memakai kembali kondom atau memakai lebih dari 1x pada satu waktu, kurangi dampak protektif kondom dengan mengakibatkan rusaknya kondom atau kebocoran, jelas Dr Elizabeth Torrone, seseorang pakar epidemiologi di Divisi Mencegah Penyakit Menyebar Seksual CDC pada BuzzFeed News.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *