Horror, Seorang Ibu Tega Membunuh Bayi didalam Tabung Mesin Cuci

Baby sitter di Palembang, Sutina (36), nekat memasukkan bayinya ke mesin cuci. Hal itu dilakukan Sutina karena malu melahirkan bayinya yang baru lahir di luar nikah.

Aksi keji Sutina itu dilakukan pada Senin (4/11), di tempat kerjanya yang merupakan kediaman eks Wagub Sumsel Ishak Mekki. Sutina memasukkan bayinya yang baru lahir hitungan jam itu ke mesin cuci.

“Saya yang masukkan ke mesin cuci, tapi tidak digiling. Cuma dibuntel selimut saja karena malu,” kata Sutina saat diwawancara di Mapolres Palembang, Selasa (5/11/2019).

“Saya yang masukkan ke mesin cuci, tapi tidak digiling. Cuma dibuntel selimut saja karena malu,” kata Sutina saat diwawancara di Mapolres Palembang, Selasa (5/11/2019).

Sutina mengaku malu karena bayinya lahir tanpa ayah. Dia mengatakan pacar yang menghamilinya kabur dan tak mau bertanggung jawab.

“Pacar saya kabur setelah tahu saya lagi hamil. Namanya Andi, kerja di bengkel, tidak tahu tinggal di mana,” terangnya.

Dikatakan Sutina, dia sudah 8 bulan mengenal kekasihnya, Andi. Tetapi ia tak sekali pun pernah tahu di mana Andi bekerja dan tinggal.

“Nggak tahu di mana, saya ketemuan dia dari telepon. Dia hubungi saya, setelah itu baru ketemuan. Saya berani pastikan itu anaknya bukan sama orang lain,” kata Sutina.

Meski begitu, Sutina mengaku tak ada niat membunuh bayinya. Sutina mengaku khilaf. Sebab, dia membalut bayi malang itu hanya untuk sementara.

“Pertama malu, takut tahu orang. Padahal rencana mau dibawa ke panti asuhan saja itu, tidak ada niat bunuh,” ungkapnya.

Sedangkan Kapolres Palembang Kombes Didi Hayamansyah, mengatakan, pihaknya masih mendalami pengakuan Sutina. Yang jelas, lanjut Didi, bayi tersebut meninggal karena dipaksa masuk mesin cuci.

“Semua masih kami dalami, yang jelas ya korban bayi ini meninggal karena dipaksa masuk dalam mesin cuci,” terang Didi.

Atas perbuatannya, Sutina terancam UU Perlindungan Anak dengan ancaman 15 tahun penjara. Dia pun kini ditahan di Unit PPA Polresta Palembang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *