Haedar Nashir: Ambisi Politik Lunturkan Keadaban Bangsa

Haedar Nashir: Ambisi Politik Lunturkan Keadaban Bangsa

Channel24indo – Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir mengatakan belakangan ini keluhuran adab bangsa dilunturkan dengan ambisi politik. Padahal, kata dia, keluhuran bangsa sudah tersimpan baik dalam tubuh bangsa ini, mulai dari ruh toleransi, kedamaian, dan gotong royong untuk kemajuan bersama.

“Arus besar itu kadang kalah dengan bertumpuknya kecenderungan orientasi politik yang mengeras,” kata Haedar dalam sambutannya pada pembukaan Tanwir Muhammadiyah di Bengkulu, Jumat (15/1).

Menurut dia, fanatisme dalam politik membuat satu sama lain terbelah, dan saling berhadapan atas nama kontestasi politik. Orientasi politik yang mengeras, kata Haedar, membuat politik seolah menjadi urusan hidup mati.

“Perangai politik yang fanatik buta demi kemenangan politik semata,” kata Haedar menegaskan.

Haedar mengatakan, Muhammadiyah harus berupaya menyadarkan kesadaran kolektif sebagai agama yang mencerahkan. Islam, kata Haedar, harus membawa umat keluar dari kegelapan menjadi kehidupan yang bercahaya. Haedar mengatakan fenomena kesalahan beragama memunculkan ekstremisme, hoaks, dan kebencian, dan permusuhan.

Semestinya Islam menjadi rahmat untuk semesta alam,” kata dia.

Sidang Tanwir mengusung Beragama yang Mencerahkan. Tema ini diambil lantaran Muhammadiyah melihat gejala politisasi agama di masyarakat, terutama berkenaan dengan kontestasi pemilu yang tengah berjalan.

Ada empat agenda utama dalam sidang Tanwir Muhammadiyah di Bengkulu. Pertama, sidang Tanwir akan membahas hal-hal yang berkaitan dengan keorganisasian. kedua, penyampaian pokok pikiran Muhammadiyah tentang kehidupan keumatan dan kebangsaan. Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menjabarkan hal tersebut.

Kemudian ketiga akan ada ceramah dari Jokowi dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Lalu yang keempat diisi dengan permusyawaratan yang berkaitan perkembangan dan dinamika persyarikatan Muhammadiyah di tingkat nasional dan wilayah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *