Evakuasi Wanita 350 Kg di Kalteng Harus Jebol Pintu Rumah

Evakuasi Wanita 350 Kg di Kalteng Harus Jebol Pintu Rumah

Channel24indo – Dinas Kesehatan Pemprov Kalimantan Tengah (Kalteng) harus putar otak untuk mengevakuasi Titi Wati. Sebab, dengan berat badan sekitar 350 Kg, Titi tidak bisa dikeluarkan dari rumahnya di Palangkaraya. “Saya suka makan gorengan setiap harinya,” kata Titi. Bahkan minuman yang dicampur es, camilan, dan gorengan tidak luput jadi santapannya setiap hari.

“Untuk evakuasi ke Rumah Sakit, harus membongkar pintu atau lewat jendela. Itu kalau diizinkan keluarga,” ujar Kepala Dinas Pemprov Kalimantan Tengah (Kalteng), dr Suyuti Syamsul, saat berbincang dengan wartawan, Selasa (8/1/2019).

Kesimpulan itu diambil setelah tim Dinas Kesehatan melakukan survei ke rumah Titi pada Senin (7/1) kemarin. Dari survei awal itu, petugas kaget dengan kondisi badan Titi yang sudah sangat lebar.

“Tiga tahun lalu, ia keluar pintu saja harus memiringkan badan. Kalau sekarang, perkiraan saya mungkin lebar badannya bisa 1 meteran,” ujar Suyuti.

Untuk memastikan proses evakuasi, saat ini Dinas Kesehatan akan rapat maraton menyelamatkan Titi. Teknis dan prosedur akan dibahas detail agar kesehatan Titi bisa tertolong.

“Hari ini pukul 09.00 WIB saya mengundang beberapa unsur terkait membahas langkah-langkah yang akan diambil terkait wanita tersebut,” pungkasnya.

Berbagai cara dia lakukan untuk menyembuhkan obesitas yang dideritanya, di antaranya dengan mengkonsumsi minuman herbal penurun berat badan. Cara itu diakuinya menunjukkan hasil karena berat badannya sempat berkurang.

Namun, karena harga minuman herbal itu makin mahal, Wati tidak sanggup lagi membelinya, sehingga akhirnya pola makannya pun kembali membuat berat badannya naik lagi.

“Setelah tidak mampu membeli minuman herbal penurun berat badan itu, saya pun menjalani aktivitas saya seperti orang normal. Makan dan minum pun tidak terkontrol lagi, sehingga berat badan saya yang saat itu sempat 167 kilogram, kini menjadi 350 kilogram lebih,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *