Edy-Iject Pemenang Pilgub Sumut 2018

Edy-Iject Pemenang Pilgub Sumut 2018

Channel24indo Pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Iject) dinyatakan sebagai pemenang pemilihan gubernur serta wakil gubernur Sumatera Utara tahun 2018 berdasar pada rekapitulasi hitung suara yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumut.

Diambil dari Antara, rapat pleno KPU Sumut di Medan, Minggu (8/7) malam, menginformasikan pasangan Edy Rahmayadi-Musa memperoleh 3.291.137 suara 57,57 persen. Sedangkan pasangan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus (Djoss) memperoleh 2.424.960 suara atau 42,43 persen.

Pengumuman hasil hitung suara di hadiri komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) dari 33 kabupaten/kota di Sumut. Keseluruhan suara tidak sah mencapai 90.770 suara.

Dari perbandingan asal suara, pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah menang di 17 kabupaten/kota, sedangkan pasangan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus unggul di 16 kabupaten/kota.

Akan tetapi, pasangan Edy-Musa banyak memperoleh kemenangan di daerah yang memiliki pemilih cukup besar seperti Kota Medan, Kabupaten Deliserdang, Langkat, Serdang Bedagai, serta Labuhan Batu.

Anggota KPU Sumut Benget Manahan Silitonga menuturkan untuk melihat penghitungan akhir dari pemungutan suara yang diselenggarakan pada 27 Juni 2018 itu, pihaknya mengundang kedua pasangan calon.

Tetapi, kedua pasangan calon itu cuma mengutus para tim pemenangan untuk menghadiri rapat pleno.

Dalam rapat pleno itu, Dame Tobing jadi satu diantara tim pemenangan pasangan Djarot-Sihar mempermasalahkan ketidaksesuaian data pemilih.

Ia mencontohkan DPT untuk pemilihan gubernur di Kabupaten Batubara yang berjumlah 288.181 jiwa, tetapi dalam rekapitulasi itu malah jadi 288.221 suara.

Komisioner KPU dari Kabupaten Batubara menuturkan perbedaan itu terlihat lantaran ada kekhilafan dalam hitungan suara.

Rapat pleno itu sempat di tunda untuk rehat sembari lakukan sinkronisasi data

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) juga mempersoalkan penyelenggaraan pemilihan gubernur tahun 2018 lantaran mendapatkan fakta banyak warga tidak bisa memakai hak pilih dikarenakan tidak mendapatkan formulir C-6.

Pilgub Sumatera Utara diikuti dua pasangan calon yaitu pasangan nomor urut satu Edy-Iject yang mendapat dukungan PAN, PKS, Partai Nasdem, Partai Golkar, Partai Hanura, serta Partai Gerindra.

Sedangkan nomor urut dua yaitu pasangan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus yang dapat dukungan PDI Perjuangan dan PPP.

Baca juga : Ridwan kamil – UU Ruzhanul Ulum ungguli 3 paslon lain

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *