RUU Terorisme

DPR Akui Tidak Ada Fraksi yang Menghambat RUU Terorisme

Channel24indo – Sesudah penyerangan di Mako Brimob, Kelapa Dua Depok, Jawa Barat, aksi teroris berlanjut dengan aksi bom bunuh diri di tiga gereja serta Mapolrestabes Surabaya, Jawa Timur, sampai aksi penyerangan polisi di Mapolda Riau. Beberapa puluh orang meninggal dunia serta terluka karena peristiwa ini.

Seperti yang disiarkan SCTV (18/5/2018), penyerangan ini dituding bersamaan dengan belum rampungnya pengesahan RUU terorisme Nomor 15 tahun 2003.

DPR mengakui tak ada satu juga fraksi yang menghalangi kajian RUU terorisme.

” Sebelumnya masa istirahat, sesungguhnya Undang-Undang Terorisme ini juga akan selekasnya disahkan di Sidang Paripurna ke-2. Namun, pemerintah menunda penyelarasan definisi terorisme, ” terang Wakil Ketua DPR Agus Hermanto.

Disamping itu, Presiden Joko Widodo atau Jokowi mempersiapkan Perppu apabila RUU terorisme tidak juga disahkan.

” Bila bulan Juni UU terorisme belum juga disahkan, saya juga akan mengeluarkan Perppu, ” kata Jokowi.

Apa pun langkah yang di ambil, masyarakat mengharapkan tindakan terorisme dapat selekasnya dihentikan sampai tidak berbuntut memecah belah bangsa.

Video : SCTV

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *