Cara Terbaik Menaikkan Gairah Bercinta Versi Channel24Indo

Bagi kamu dan pasangan yang telah menikah selama beberapa tahun, boleh jadi ada perbedaan yang terjadi dalam kehidupan seks kalian. Gairah bercinta yang dulunya meletup-letup dan dapat melakukannya hingga beberapa kali dalam sehari kini mungkin jauh berkurang frekuensinya.

Namun, situasi yang seperti ini bukannya hal yang jarang dan terjadi dan tak dapat diperbaiki. Bila kamu kembali merindukan masa-masa yang berapi-api seperti kala itu, beberapa cara berikut dapat dilakukan.

1. Jadikan seks sebagai prioritas

Keberadaan anak, stres pekerjaan, dan berbagai dinamika pernikahan lain menjadi salah satu alasan mengapa seks tak lagi menjadi prioritas bagimu dan pasangan. Namun menurut seksolog Dawn Micahel PhD, hal tersebut justru merupakan sebuah kesalahan.

Saat pasangan tak lagi menempatkan seks sebagai prioritas, maka tidak akan ada pihak yang merasa bertanggung jawab untuk menginisiasinya. Kalau sudah seperti ini dan terus dibiarkan, maka tak heran jika kehidupan seks menjadi hambar.

2. Saling memuji lebih sering

Merasa dicintai dan tahu bahwa pasangan sangat tertarik dan menyayangimu tentu menimbulkan perasaan yang menghangatkan dan menyenangkan, bukan? Karenanya, saling memberi pujian akan meminimalkan terjadinya konflik dan kritik. Psikolog Rudi Rahbar PsyD pun menyarankan hal ini untuk membuat masing-masing pihak merasa diinginkan sehingga dapat kembali memercikkan gairah.

3. Matikan seluruh perangkat elektronik

Kapan kali terakhir kamu dan pasangan benar-benar menikmati waktu berdua cukup lama tanpa diganggu oleh ponsel, tablet, dan sebagainya? Hal ini pula yang disayangkan oleh seksolog Claudia Six, PhD. Menurutnya, kendati telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, jauhkanlah barang-barang teknologi digital tersebut dari kamu dan pasangan saat sedang ingin bermesraan.

4. Berhenti membandingkan dengan kehidupan seks orang lain

Agar tak semakin merasa buruk, berhenti untuk membandingkan kehidupan seksmu dengan apa yang terlihat dari milik orang lain apalagi media. Toh kamu dan pasangan juga memiliki kehidupan serta preferensi sendiri yang berbeda dengan milik orang lain, bukan? Karenanya, konsultan kesehatan seks Celeste Holbrook, PhD pun menganjurkanmu untuk tidak menghakimi apa yang menjadi kesukaan dan ketidaksukaanmu bersama dengan pasanganmu, tetapi justru merayakan dan menikmatinya.

5. Berciuman dengan busana lengkap

Di masa-masa awal pendekatan dulu, kamu dan pasangan tentu lebih banyak menghabiskan waktu untuk bergandengan tangan dan ehm, berciuman, bukan? Sayangnya seiring berjalannya usia pernikahan, yang seperti ini mungkin tak lagi terjadi.

Untuk itu, sebagaimana disampaikan Dr. Harbar, cobalah untuk kembali berciuman dengan pasangan, dalam waktu cukup lama, dalam keadaan tetap memakai busana untuk mengingatkanmu dan dia tentang betapa besarnya cinta serta ketertarikan antara satu sama lain. Paling tidak, coba berikan ciuman penuh perasaan sayang kepada pasangan di pagi hari sebelum beraktivitas selama sekitar enam detik.

6. Terbuka untuk diskusi tentang fantasi

Menurut terapis pernikahan Deb Castaldo, PhD, fantasi merupakan bagian seks yang sangat wajar dan membaginya kepada pasangan dapat menjadi pelecut gairah dalam hubunganmu. Saat kalian mulai saling terbuka, seks pun akan jadi lebih nikmat bagi kedua belah pihak. Dr. Holbrook pun mengatakan bahwa fantasi merupakan suatu bentuk bahasa yang digunakan untuk mendeskripsikan keinginan emosional terdalam, sehingga bila ada fantasi pasangan yang dirasa kurang nyaman buatmu atau sebaliknya, pastikan menyampaikannya dengan cara yang tepat tanpa menyakiti.

7. Keintiman di pagi hari

Kamu mungkin tak merasa seksi atau bersemangat di pagi hari. Namun terutama saat kamu dan pasangan sama-sama sibuk, seksolog Susan Kaye, PhD mengatakan bahwa penting untuk memiliki keintiman saat bangun tidur. Mulailah dengan memberi kecupan kecil, bertukar kalimat-kalimat manis, hingga bercinta sebelum kembali pada rutinitas masing-masing.

8. Mengapresiasi kondisi fisik

Meski dia mungkin mencibir saat kamu mengatakannya, cobalah untuk mulai menyatakan ketertarikan atau kekagumanmu terhadap fisiknya–entah matanya, caranya tersenyum, dan lain-lain. Tak hanya akan meningkatkan kepercayaan dirinya, hal tersebut juga akan meningkatkan ikatan di antara kalian. Terapis seks Tammy Nelson, PhD pun mengingatkan untuk memberi pujian secara spesifik dan tak ada salahnya untuk berkata terang-terangan alias tanpa metafora.

Jangan pernah malu untuk menjadi pihak pertama yang memulai. Kalau terus menunggu tanpa ada komunikasi dan usaha, bagaimana mungkin perubahan yang kamu harapkan dapat terjadi?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *