Bom Meledak Usai Presiden Afganistan Umumkan Perundingan Damai

Bom Meledak Usai Presiden Afganistan Umumkan Perundingan Damai

Channel24indo – Serangan bom mobil terjadi di ibukota Afganistan, Kabul, dekat komplek kontraktor keamanan Inggris. Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan ini.

“Sejumlah pria bersenjata memasuki kompleks G4S tepat setelah bom mobil,” kata juru bicara Kementerian Dalam Negeri Afganistan, Najib Danish, seperti dilansir dari Reuters, Rabu (28/11/2018).

Najib meyebut terjadi baku tembak antara tentara dengan kelompok bersenjata setelah bom mobil. Namun, dia tak merinci berapa orang yang diduga terlibat maupun jumlah korban.

“Pasukan kami memerangi orang-orang bersenjata,” ujarnya.

Serangan itu terjadi beberapa jam setelah Presiden Afghanistan Ashraf Ghani mengatakan rencana kesepakatan damai dengan Taliban. Proses itu diperkirakan memakan waktu sekitar lima tahun.

Tiga tentara Amerika Serikat tewas dan tiga tentara lainnya luka-luka dalam serangan bom di Afghanistan. Serangan itu diklaim oleh kelompok militan Taliban.

Pihak NATO dalam statemennya tidak merilis identitas mengenai para tentara AS yang menjadi korban serangan bom tersebut. Dengan kematian ketiga tentara AS tersebut, jumlah personel militer AS yang tewas di Afghanistan tahun ini menjadi 12 orang.

Upaya untuk membuka pembicaraan damai dengan Taliban telah dilakukan menyusul pengangkatan utusan khusus perdamaian AS Zalmay Khalilzad. Namun, kekerasan yang menewaskan ribuan orang di Afghanistan terus berlanjut.

Tiga tentara Amerika Serikat tewas dan tiga tentara lainnya luka-luka dalam serangan bom di Afghanistan. Serangan itu diklaim oleh kelompok militan Taliban.

Pihak NATO dalam pernyataannya tidak merilis identitas mengenai para tentara AS yang menjadi korban serangan bom tersebut. Dengan kematian ketiga tentara AS tersebut, jumlah personel militer AS yang tewas di Afghanistan tahun ini menjadi 12 orang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *