BI Beberkan Penyebab Rupiah Perkasa Lawan Dolar AS

BI Beberkan Penyebab Rupiah Perkasa Lawan Dolar AS

BI Beberkan Penyebab Rupiah Perkasa Lawan Dolar AS

Channel24indo – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) tercatat terus mengalami pelemahan terhadap rupiah. Dari data Reuters sore ini dolar AS tercatat di posisi Rp 14.575.

Menanggapi hal tersebut Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Moneter Bank Indonesia (BI) Nanang Hendarsah menjelaskan penguatan yang terjadi pada rupiah terjadi karena kepercayaan terhadap mata uang garuda ini semakin menguat.

“Hal ini juga dipengaruhi oleh melemahnya dolar AS terhadap seluruh mata uang di dunia, karena menguatnya ekspektasi kemenangan Partai Demokrat dalam pemilu untuk menguasai kongres AS,” kata Nanang kepada wartawan, Rabu (7/11/2018).

Dia menjelaskan, menguatnya kepercayaan tersebut tercermin dari pelepasan dolar AS oleh investor asing dan bank. Nah ini yang menyebabkan rupiah menguat sangat cepat di tengah kondisi pasar valuta asing yang sangat likuid.

“Selain faktor global masuknya dana investor asing juga mencerminkan cofidence terhadap ekonomi domestik tetap kuat ditopang oleh pertumbuhan ekonomi yang stabil dan inflasi yang terjaga rendah dan stabil,” ujar dia.

Menurut Nanang, rupiah perlu diberikan ruang untuk menguat karena selama tahun 2018 telah melemah terlalu tajam.

BI terus memonitor dan mewaspadai penguatan rupiah ini, namun tetap akan lebih memberikan ruang bagi bekerjanya mekanisme pasar.

“Di bawah kepemimpinan Trump fiskal juga didorong lebih ekspansif sehingga menyebabkan supply US Treasury Bond disertai kenaikan yield di atas 3,0% sehingga menopang penguatan dolar AS,” imbuh dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *