Akan Dipolisikan, Sekjen PSI Siap Buktikan Soeharto Simbol KKN

Akan Dipolisikan, Sekjen PSI Siap Buktikan Soeharto Simbol KKN

Channel24indo – Partai Berkarya bakal mempolisikan Sekjen PSI Raja Juli Antoni gara-gara menyebut ‘Soeharto simbol KKN‘. Toni menanggapi santai rencana pelaporan itu.

“Silakan Berkarya atau partai-partai yang mengidolakan Orde Baru atau tokoh-tokoh semacam Pak Prabowo (Prabowo Subianto) atau Pak Sandi (Sandiaga Uno) mau memproses pernyataan saya ke pihak kepolisian, karena itu memang koridor hukum,” kata Toni saat dihubungi, Sabtu (1/12/2018).

Meski demikian, ia juga cukup menyayangkan reaksi Berkarya. Menurut Toni, seharusnya pernyataan dirinya soal ‘Soeharto simbol KKN’ menjadi bahan diskusi. Toni pun siap andai diundang untuk membutikan ucapannya itu.

“Tapi buat saya akan lebih baik apabila kita jadikan pernyataan saya sebagai sebuah diskusi. Saya siap diundang untuk membuktikan pernyataan saya bahwa Soeharto adalah simbol KKN,” sebutnya.

“Karena saya dulu aktif dengan teman-teman menurunan Pak Harto. Pak Harto merupaan simbol yang saat itu perlu diturunkan karena negara ini telah rusak oleh tiga huruf itu: KKN,” tegas Toni.
Partai Berkarya akan melaporkan Sekjen PSI Raja Juli Antoni ke polisi. Alasannya, Toni, menyebut Presiden RI ke-2, Soeharto sebagai simbol KKN.

“Berkarya juga akan Laporkan Sekjen PSI karena Sebut Soeharto Simbol KKN,” kata Ketua DPP Berkarya Badaruddin Andi Picunang.

“Seperti saya katakan tadi, ’98 kita turun ke jalan menurunkan rezim Soeharto dengan tiga alasan itu, KKN: korupsi, kolusi, nepotisme, dan ini secara politik terang benderang bahwa simbol KKN itu Pak Harto,” ujar Toni, Jumat (30/11).

Selain itu, sebelumnya, Waskjen PDIP Ahmad Basarah bakal dilaporkan ke polisi karena menyebut Soeharto guru korupsi. Soal rencana pelaporan itu disampaikan Ketua Umum Berkarya Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *