1.706 e-KTP Tercecer di Duren Sawit, Tim Jokowi: Gejala Apa Nih?

1.706 e-KTP Tercecer di Duren Sawit, Tim Jokowi: Gejala Apa Nih?

Channel24indo – Tercecernya 1.706 e-KTP di Duren Sawit, Jakarta Timur membuat pihak tim sukses Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin bertanya-tanya. Soalnya, kasus seperti itu bukan pertama kali terjadi jelang Pemilu.

“Kemarin di Pilgub Jabar kan juga, beberapa karung terlempar di daerah Bogor ya. Sekarang di Duren Sawit,” kata Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN), Deddy Mizwar, di kediaman Ma’ruf Amin, Jl Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (9/12/2018).

“Ada gejala apa nih?” imbuh pria yang akrab disapa Demiz ini, dengan gaya bertanya-tanya.

Polisi sedag mengusut siapa gerangan pihak yang membuang 1.706 e-KTP di wilayah Duren Sawit itu. Demiz mendukung upaya pengusutan itu. Dia ingin Pemilu berlangsung jujur tanpa ada kecurangan, meski dia tak mau menduga-duga bahwa e-KTP ini bisa disalahgunakan untuk kepentingan Pemilu.

“Yang jelas itu harus diserahkan ke pihak berwenang lah untuk diteliti, diindikasikan kenapa. Kita nggak bisa menduga-duga ya. Yang penting bagaimana Pemilu harus jujur lah,” kata Demiz.

Temuan pada Sabtu (8/12) kemarin itu membuat warga di Jalan Bojong Rangkong, Pondok Kopi, Duren Sawit, heboh. Temuan dilaporkan ke Ketua Rukun Warga (RW) 11 yang kemudian dilanjutkan ke pihak kepolisian. Setelah diperiksa, diketahui pemilik e-KTP tersebut berdomisili di Pondok Kopi. Pihak kepolisian langsung menghubungi Kecamatan Duren Sawit dan Kelurahan Pondok Kopi. Namun, kedua pihak ini belum bisa ditemui. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI langsung mendatangi Polsek Duren Sawit.

Misteri soal siapa yang membuang e-KTP di Duren Sawit belum terjawab. Peristiwa penemuan e-KTP ini kemudian dilimpahkan ke Polres Jaktim. Namun, polisi mengatakan kebanyakan e-KTP itu sudah melewati masa aktif (expired). Dia menduga e-KTP tersebut dikumpulkan pihak Kelurahan Pondok Kopi karena pemilik sudah mempunyai e-KTP baru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *